Lokakarya Penulisan dan Bedah Proposal

Dalam rangka mempersiapkan submit proposal penelitian dan pengabdian tahun 2019, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mengadakan Lokakarya Penulisan dan Bedah Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Mengundang pemateri Dr. Dadan Rosana, M.Si., dari Universitas Negeri Yokyakarta. Pemateri juga merupakan Reviewer tingkat nasional Ristekdikti penyusun Buku Panduan Edisi 12. Lokakarya yang diikuti oleh dosen se-lingkungan FBS UNP berlangsung di Teater Tertutup Mursal Esten FBS UNP. Jumat (23/3)

Dalam pemaparan pemateri, yang dipandu oleh Prof. Dr. Syarul, M.Pd., sebagai moderator. Dr. Dadan Rosana, M.Si., menyampaikan bahwa dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi dosen dituntut mengajar, meneliti, dan membagi ilmu kepada masyarakat. Meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat diawali dengan penyusunan proposal. Dalam penyusunan proposal dalam Buku Panduan edisi 12, pihak dirjen mengharapkan bahwa penelitian yang didanai adalah penelitian yang berbasis output artinya setiap proposal penelitian dan pengabdian yang diuslkan harus menghasilkan produk luarannya.

Lebih lanjut Dr. Dadan juga menyampaikan kesalahan-kesalahan kecil yang sering diabaikan oleh pengusul yaitu kepatuhan terhadap buku panduan. “Kesalahan yang sering ditemukan saat menyeleksi proposal, bahwa pengusul sering tidak patuh terhadap buku panduan. Hal inilah yang harus diperhatikan dan menjadi perhatian untuk suatu pengajuan proposal. Mengikuti sistematika dan aturan yang sudah diterapkan oleh pihak penyelenggara atau tim penyusun pada panduan yang diedarkan”, jelas Dr. Dadan.

Dekan FBS UNP, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., menyampaikan bahwa tuntutan kepada dosen dari hari ke hari semakin tinggi. Salah satunya membuat tulisan yang nantinya bisa dimuat di jurnal ilmiah terindkes dan diakui oleh kementerian. Lokakarya bersama pemateri yang bertujuan untuk mengetahui kiat-kiat yang jitu bagaimana agar bisa lolos mendapat dana penelitian dan pengabdian dari FBS UNP lebih banyak dan meningkat dari tahun ke tahun.

“Selaku pimpinan fakultas, kami selalu menghimbau melalui rapat MPF, dan edaran kepada dosen untuk dapat menghasilkan minimal 1 proposal setiap tahunnya untuk bisa didanai dan luarannya bisa dipublikasikan di jurnal yang terindeks”, harap Dekan FBS UNP.  (Jaya Nasa Perta)