Festival Sastra Mursal Esten VII 2022 Ditutup Dekan FBS UNP; Inilah Pemenang Setiap Tangkai Lomba

Penulis : Erdinas | Editor : Havid Ardi

Padang, fbs.unp.ac.id - Festival Sastra Mursal Esten telah diselenggarakan oleh Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang dan pada tahun 2022 telah dilaksanakan selama 7 tahun.

Demikian disampaikan oleh Dekan FBS Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. dalam sambutannya ketika menutup Festival Sastra Mursal Esten VII pada Jumat (28/10) bertempat di Teater Tertutup Mursal Esten Kampus UNP Air Tawar Padang.

"Festival ini sudah dilakukan selama 7 tahun dan sesuai namanya adalah untuk mengenang ketokohan dalam bidang sastra di Indonesia yakni Prof. Dr. Mursal Esten, salah seorang dosen Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS Universitas Negeri Padang pada waktu itu," tambah Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Lebih lanjut kata Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., Festival Sastra Mursal Esten ini dapat menjadi wadah untuk menunjukkan dan menguji kemampuan dan keterampilan dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia.

"Pada masa teknologi digital ini, keterampilan bidang bahasa dan sastra semestinya dapat ditingkatkan dan jika perlu juga memanfaatkan teknologi digital seperti berkarya dalam bentuk film pendek dan sebagainya," tambah Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Ketua Panitia Festival Sastra Mursal Esten VII tahun 2022, Muhammad Adek, M.Hum. menyampaikan bahwa lomba dalam 7 tangkai lomba yang dilaksanakan secara internasional dan dilakukan dalam bentuk luring dan daring.

"Lomba dalam bidang bahasa dan sastra pada Festival Sastra Mursal Esten tahun 2022 diikuti oleh sekitar 270 peserta dari 40 Universitas di Indonesia dan Asia Tenggara," tambah Muhammad Adek, M.Hum.

Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Universitas Negeri Padang, Dr. Yenni Hayati, M.Hum. menyampaikan bahwa Festival Sastra Mursal Esten ini sudah dilakukan selama 7 tahun dan dilakukan sebagai wadah untuk mengukur kemampuan dan keterampilan dalam bidang bahasa dan sastra.

Pada akhir kegiatan penutupan diumumkan pemenang untuk setiap tangkai lomba. Cabang lomba Membaca Puisi secara berurutan juara 1 hingga 3 adalah Khairatul Annisa (UNP), Diahayu Risqika Atmaja (Universitas Andalas), Chana Saudatul Zulfa (Universitas Tunas Pembangunan). Untuk cabang lomba Monolog secara berurutan juara 1 hingga 3 adalah Siti Nuratikah (Institut Seni Padang Panjang -- Komunitas Seni Kuflet), Alqhalisa Shofia Maharani (UNP), Beni Julianda (UNP). Untuk cabang lomba Menulis Puisi secara berurutan juara 1 hingga 3 adalah Ruly Riantiarno (STKIP PGRI PONOROGO) judul puisi: Sampyuh, MUHAMMAD IQBAL KHOIRONNAHYA (UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG) judul puisi: Kenduri Pandemi, MULIA EFNI (UNIVERSITAS NEGERI PADANG) judul puisi: Lupa Jalan Pulang. Untuk cabang lomba Menulis Esai secara berurutan juara 1 hingga 3 adalah Riyadh Arasyi (Universitas Pamulang), Judul Esai: Problematika Pelik dan Dilematik dalam Internasionalisasi Bahasa Indonesia; Rika Ariani (Universitas Negeri Padang), Judul Esai: Menduniakan Bahasa Indonesia: Efek Domino dan Pisau Bermata Dua, Syahra Maharani (Universitas Pamulang), Judul Esai: Bahasa Indonesia Untuk Dunia. Untuk cabang lomba Menulis Cerpen secara berurutan juara 1 hingga 3 adalah Yeni Kartikasari (STKIP PGRI PONOROGO), judul cerpen: Kapak Patik, Solu Erika Herwanda (STKIP PGRI PONOROGO), judul cerpen: Yang Terpilin, Muhammad Ilham (UNP), judul cerpen: Ekspektasiku. Untuk lomba Pewara secara berurutan juara 1 hingga 3 adalah Radi Sukma (UNP), Febrian Ananta (Politeknik Negeri Malang), Maulina Cania Putri (UNP) Untuk cabang lomba Film Pendek secara berurutan juara 1 hingga 3 adalah Sarah Fajriah (Universitas Negeri Padang), judul Film: AYAH ANJING, Rulli A. Pranadiska (Universitas Negeri Padang), Judul Film: AMAK BERPULANG, Anggik Pradana (Universitas Negeri Padang), Judul Film: MENANTI KELAHIRAN. (ER)

Video