Prodi DKV FBS UNP Sosialisasikan Studi Independen MBKM Bersama Agate Academy

Padang, fbs.unp.ac.id - Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang (UNP) bekerja sama dengan Agate Academy sosialisasikan Program Studi Independen Pengembangan Game sebagai bagian ProgramMerdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) yang diselenggarakan secara virtual pada Selasa (13/7). Kegiatan sosialisasi pengembangan game ini diikuti oleh Wakil Rektor I, Dekan, Wakil Dekan I, dan para mahasiswa Universitas Negeri Padang.

Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, M.Litt. dalam sambutannya ketika membuka kegiatan ini secara resmi mengemukakan bahwa Program Studi Independen ini adalah sebagai bagian dari Program MBKM di Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah Program Pengembangan Game oleh Agate Academy.

"Jadi mahasiswa Universitas Negeri Padang diharapkan dapat mengambil Program Studi Independen Pengembangan Game yang diakui setara dengan 20 SKS oleh Kemendikbud Riset Teknologi," jelas Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, M.Litt.

Narasumber dari Agate Academy, Muhammad Al Mukhlishiddin, mengemukakan bahwa studi independen ini bersertifikat akan membekali peserta dengan kemampuan teknis pengembangan game dan pengalaman mengembangkan game dengan proses standar industri.

"Sesi pengetahuan dasar ditujukan untuk memberi pembekalan terhadap semua peserta sebelum peserta memutuskan spesialisasi yang akan diambil. Sesi ini akan dilakukan selama 2 minggu dalam format online course dan webinar," jelas Muhammad Al Mukhlishiddin.

Menurut Muhammad Al Mukhlishiddin, topik-topik yang akan dibahas dalam sesi pengetahuan dasar adalah kondisi industri game di Indonesia, proses pengembangan game, pekerjaan yang terlibat dalam pengembangan game dan prospek karier.

"Dalam sesi pengetahuan spesifik bidang, peserta akan memilih bidang yang ingin dipelajari lebih dalam. Hal ini bisa diibaratkan dengan penjurusan pada masa kuliah. Sesi Bootcamp Pembuatan Konsep Game Dalam sesi bootcamp pembuatan konsep game, peserta akan dibagi ke dalam beberapa tim," kata Muhammad Al Mukhlishiddin.

Lebih lanjut Muhammad Al Mukhlishiddin mengemukakan bahwa setiap tim akan terdiri atas peserta dari berbagai bidang yang dibutuhkan untuk membuat satu prototype game. "Selama bootcamp, peserta akan dibekali dengan materi dan webinar yang berkaitan dengan pembuatan konsep game dan pitching," tambah Muhammad Al Mukhlishiddin.

Menurut Muhammad Al Mukhlishiddin, dalam sesi pembuatan prototype game, peserta mengimplementasikan konsep yang telah dibuat sebelumnya menjadi prototype yang bisa dimainkan dam selama pembuatan prototype, peserta akan dibimbing untuk bekerja sesuai mindset iteratif.

"Di akhir program, peserta akan memiliki prototype game. Prototype tersebut akan diuji-coba oleh peserta lainnya, juri, dan mentor untuk mendapatkan feedback. Prototype terbaik (10% dari semua prototype) akan mendapatkan hadiah," kata Muhammad Al Mukhlishiddin.

Menurut Muhammad Al Mukhlishiddin, setelah lulus dari program ini, peserta akan terus di-engage dengan program-progran Agate Academy yang lain, seperti kompetisi dan webinar. Katanya lagi, peserta juga akan menerima informasi lowongan magang, lowongan pekerjaan serta program inkubasi yang juga diselenggarakan oleh Agate Academy.

Kegiatan sosialisasi Studi Independen Pengembangan Game bersama Agate Academy ini ditutup secara resmi oleh Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang. (ET)

Video