Fanny Amanda Putri Raih Anugrah Putri Tari Indonesia Bina Desa 2021

Fanny Amanda Putri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Sendratasik FBS Universitas Negeri Padang, mengukir prestasi gemilang tingkat Nasional pada Acara Anugrah Pemilihan Putera-Puteri Tari Indonesia 2021 dengan Tema The Secret Culture of Indonesia.

Ajang bergengsi itu dilaksanakan di Sikka Convention Center (SCC) Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (12/06/2021). Kegiatan Pemilihan Putera Puteri Tari Indonesia 2021 diikuti 53 pasangan yang merupakan utusan Putera Puteri Tari 2021 dari masing-masing provinsi di Indonesia.

Kegiatan Pemilihan Putera Puteri Tari Indonesia 2021 ini didukung oleh LeViCo Butik Tenun NTT, Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Malam Anugrah Putera-Puteri Tari Indonesia ini diawali Dance of Nusantara Finalis Putera-Puteri Tari Indonesia, diikuti Tarian Lameng Didi Dodo dari Kabupaten Sikka, hingga mencapai puncak pada pemilihan dan penganugerahan sebagai Putera-Puteri Tari Indonesia 2021.

Dalam seleski ini, para finalis tersebut juga sudah melalui banyak tahapan penting yakni, mulai dari seleksi berkas, menari tarian tradisional, wawancara virtual, pembinaan selama persiapan, pelatihan virtual.

Fanny menyebutkan bahwa dalam kegiatan seleksi ini peserta melewati uji tanya jawab virtual, voting favorit melalui instagram, penilaian video menari menginspirasi, penjurian virtual, serta karantina tatap muka langsung di Maumere, sehingga semua nilai telah diakumulasikan dan akan ditambah dengan penampilan mereka pada saat malam puncak tersebut.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. yang didampingi Wakil Dekan III, Indrayuda, M.Pd., Ph.D. menyampaikan ucapan selamat kepada Fanny Amanda Putri atas prestasinya yang membanggakan tersebut.

Lebih lanjut Dekan menyampaikan bahwa prestasi Fanny menjadi salah satu capaian Indikator Kinerja Utama bagi mahasiswa FBS UNP. Semoga prestasi Fanny dapat menjadi teladan bagi mahasiswa lain ujarnya. (HA/2263)

Video