Wakil Dekan III FBS UNP Ikut Kegiatan Penyempurnaan Peraturan Pencak Silat Seni Indonesia

Padang, fbs.unp.ac.id - Wakil Dekan III Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang, Indra Yuda, M.Pd., Ph.D. ditunjuk sebagai salah seorang peserta dalam kegiatan penyempurnaan Peraturan Pencak Silat Seni Indonesia yang ditunjuk oleh Pengurus Besar IPSI dan berlangsung 30 Januari hingga 2 Februari di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Ketika dihubungi wartawan melalui telepon, Wakil Dekan III FBS, Indra Yuda, M.Pd., Ph.D. berkaitan dengan penunjukannya, menjelaskan bahwa PB IPSI memandang perlu untuk mempercayakan kepada pakarnya dalam hal menyusun peraturan dan petunjuk pelaksanaan festival pencak silat seni tsb.

“Pertemuan diperlukan untuk merumuskan kembali peraturan festival pencak silat di Indonesia dalam rangka mewujudkan program pencak silat sebagai warisan budaya dunia tak benda yang orientasinya adalah untuk memajukan dan menyebarluaskan pencak silat ke dunia internasional,” jelas Wakil Dekan III FBS, Indra Yuda, M.Pd., Ph.D.

Lebih lanjut Wakil Dekan III FBS, Indra Yuda, M.Pd., Ph.D. sebagai salah seorang peserta utusan Sumatera Barat menjelaskan bahwa Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia menyikapinya dengan merevisi berbagai aturan dan program kerja agar dapat mempertahankan Pencak silat sebagai warisan budaya dunia tak benda yang telah diakui oleh unesco tersebut.

“Dengan demikian pencak silat tradisi pada gilirannya akan diperbanyak eventnya salah satunya festival, selain kegiatan pemasalan pencak silat itu sendiri,” tambah Wakil Dekan III FBS, Indra Yuda, M.Pd., Ph.D.

Menurut Wakil Dekan III FBS, Indra Yuda, M.Pd., Ph.D., oleh karena memandang keberadaan pencak silat tradisi begitu banyak corak dan gayanya serta alirannya, maka PB IPSI perlu membuatkan suatu peraturan yang jelas, baik untuk pemasalannya, pembinaannya, dan wadah untuk mempublikasikan dan memperkenalkan serta memberi ruang kreativitas dan prestasi, maka dibuatlah event Festival seperti halnya kalau dalam pencak silat olah raga yaitu arena event pertandingan.

Lebih lanjut Wakil Dekan III FBS, Indra Yuda, M.Pd., Ph.D. menjelaskan kegiatan perumusan ini dapat dimanfaatkan untuk menelorkan juri dan pelatih yang berwawasan Nasional dan Internasional sehingga setiap pemasalahan dan festival yang digelar sudah distandarisasi dan dipahami oleh berbagai provinsi dan negara atau perguruan yang ada di Nusantara. (ET)