Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang FBS UNP Ikuti Pelatihan di Osaka Jepang

Untuk yang keempat kalinya mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FBS Universitas Negeri Padang mengikuti pelatihan yang didanai penuh oleh Japan Foundation di Osaka, Jepang sejak 14 Januari hingga 27 Februari 2020. Mahasiswa yang beruntung ikut pelatihan itu adalah Suhervina Sinta Wati, Nim 16180018 angkatan tahun 2016 yang lulus pada program "capacity building" dari Japan Foundation tersebut yang dilaksanakan di The Japan Foundation Japanese-Language Institute, Kansai Rinku-port Kita 3-14, Tajiri-cho, Osaka, Japan.

Demikian disampaikan oleh Dekan FBS Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. kepada wartawan pagi ini (30/1) didampingi Wakil Dekan I Dr. Refnaldi, M.Hum., Ketua Jurusan Desvalini Anwar, S.S., M.Hum., Ph.D. dan Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Meira Anggia Putri, S.S., M.Pd., di Kampus FBS UNP Air Tawar Padang.

"Kegiatan diikuti oleh sebanyak 13 orang mahasiswa Bahasa Jepang dari berbagai Universitas di Indonesia. Universitas Negeri Padang adalah satu-satunya kampus di luar Pulau Jawa dan Bali yang diundang oleh Japan Foundation dan lolos dalam seleksi program tersebut," jelas Dekan FBS Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Lebih lanjut Dekan FBS Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. menjelaskan bahwa syarat untuk mengikuti program ini, mahasiswa minimal harus lulus Ujian Kemampuan Bahasa Jepang N4. Prof. Ermanto menambahkan tujuan pelatihan ini adalah untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang kebudayaan Jepang dan memperkenalkan budaya Indonesia di Jepang.

Selain itu, jelas Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., program ini juga bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang berbahasa Jepang secara lisan dan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang cara melakukan wawancara dalam bahsa Jepang serta untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang cara mengajarkan bahasa Jepang.

Pada kesempatan itu, Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Meira Anggia Putri, S.S., M.Pd., menambahkan bahwa kegiatan selama pelatihan itu, peserta belajar di kelas, Oosaka fieldwalk yaitu kegiatan pergi mengunjungi beberapa tempat wisata di Oosaka, dan mempresentasikan di kelas, dan berkunjung ke SD dan mengenalkan budaya Indonesia.

Kegiatan lainnya jelas Meira Anggia Putri, S.S., M.Pd., adalah Kyouto fieldwalk yaitu kegiatan pergi mengunjungi beberapa tempat di Kyouto dan membuat artikel, melakukan home visit ke rumah warga Jepang, dan berkunjung ke universitas Oosaka Nara fieldwalk, yaitu pergi mengunjungi beberapa tempat di Nara.

Dengan demikian kata Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Meira Anggia Putri, S.S., M.Pd., manfaat yang didapatkan oleh mahasiswa selama pelatihan adalah mahasiswa mulai terbiasa berbahasa Jepang dan mendengarkan Bahasa Jepang yang berarti melatih agar lebih lancar dalam berbahasa Jepang. Selain itu kata Meira, mahasiswa peserta program ini memiliki teman yang berasal dari luar daerah maupun luar negeri. (ET)