Dosen Seni Rupa FBS UNP Latih Guru SD Padang Timur, Kota Padang

Padang, fbs.unp.ac.id - Tim dosen Jurusan seni rupa FBS Universitas Negeri Padang yang terdiri atas 7 orang dosen melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk 14 orang Guru Sekolah Dasar Gugus V Padang Timur Padang. Kegiatan pengabdian berupa peningkatan kemampuan guru melakukan penelitian tindakan kelas dilaksanakan sejak 27 September hingga 8 November 2019.

Demikian disampaikan oleh Ketua Tim pelaksana, Drs. Abd. Hafiz, M.Pd. kepada wartawan hari ini (18/10) di Kampus FBS UNP Air Tawar Padang.

Lebih lanjut Ketua Pelaksana menambahkan, anggota dosen pengabdi lainnya adalah Herlina Mansyur, S.St, M.Sn., Drs.Suib Awrus, M.Pd., Drs. Wisdiarman, M.Pd., Dr. Ramalis Hakim, M.Pd. dan Dra. Zubaidah, M.Pd.

Menurut ketua pelaksana Drs. Abd. Hafiz, M.Pd. tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan guru-guru SD pada Gugus V Padang Timur dalam melakukan penelitian tindakan kelas sebagai usaha memperbaiki pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya di Sekolah Dasar.

Menurut Abd. Hafiz, dalam kegiatan ini guru-guru diperkenalkan berbagai strategi dan model-model pembelajaran seni yang akan dijadikan sebagai alternatif solusi perbaikan pembelajaran. Guru-guru juga dilatihkan cara melakukan PTK, mulai dari membuat proposal, pelaksanaannya sampai pada penulisan karya tulis hasil PTK.

Selain itu, Ketua Gugus V Padang Timur Fefi Yulita, M.Pd., yang mendampingi Ketua Pelaksana juga menjelaskan bahwa materi yang diberikan oleh dosen-dosen Jurusan Seni Rupa sangat bermanfaat bagi guru-guru karena pada umumnya guru-guru kurang menguasai penelitian tindakan kelas (PTK).

Menurutnya, faktor yang menyebabkan ketidakmampuan guru dalam PTK adalah karena (1) kurang menguasai strategi atau model-model pembelajaran efektif untuk memperbaiki pembelajaran seni budaya dan prakarya, (2) kurang menguasai prosedur penelitian tindakan kelas dan (3) kurang menguasai teknik penulisan karya tulis ilmiah.

Fefi Yulita, M.Pd. juga mengatakan bahwa kareba ketidakpahaman guru-guru tentang PTK dan karya tulis ilmiah, maka guru-guru terhambat naik pangkatnya. Sebab salah satu syarat untuk naik pangkat adalah guru-guru harus melakukan PTK atau menulis karya tulis ilmiah. Dengan adanya pelatihan PTK ini pada guru-guru, khususnya guru-guru SD Gugus V Padang Timur, maka permasalahan dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya dapat teratasi.

Selain itu. Dra.Zubaidah, M.Pd. sebagai tim pelaksana dan juga sebagai penyunting/editor jurnal ranah seni. FBS UNP mengemukakan bahwa hasil PTK dapat dijadikan karya tulis ilmiah berupa artikel. Artikel-artikel tersebut dapat dipublikasikan pada jurnal ranah seni. (ET)

Video