Fakultas Bahasa dan Seni

Strive for Excellence

Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

FBS Adakan Pelatihan Proposal Pengabdian Masyarakat

Fakultas Bahasa dan Seni UNP mengadakan pelatihan Kiat Memilih Topik dan Menyusun Proposal Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional di Ruang Sidang FBS, Sabtu (19/10). Pelatihan ini dihadiri oleh seluruh dosen FBS UNP dan menghadirkan Drs. Edi Kurniadi, M.Pd., Dosen Seni Rupa dari Universitas Sebelas Maret (USM) Surakarta sebagai pembicara dalam pelatihan tersebut. Menurut Edi pengabdian masyarakat merupakan suatu upaya untuk memberdayakan masyarakat yang disesuaikan dengan latar belakang keilmuan agar terciptanya masyarakat mandiri melalui pembinaan life skill untuk masyarakat. Misalnya seorang dosen dengan latar belakang keilmuan seni rupa dapat memberdayakan kemampuan tersebut di masyarakat dengan kegiatan yang kreatif dan produktif.

Lebih lanjut dalam presentasi, Edi menyampaikan ada enam program pengabdian kepada masyarakat yaitu IPTEKS (Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni) bagi masyarakat, IPTEKS bagi wilayah, IPTEKS bagi produk ekspor, IPTEKS bagi kewirausahaan, IPTEKS bagi Inovasi dan Kreatifitas dan Hi-Link. Oleh karena itu dalam pembuatan proposal pengabdian masyarakat ini ada beberapa kiat yang perlu diperhatikan seperti memahami buku panduan, memilih topik-topik yang menarik, memahami program pengabdian yang akan dipilih, dilakukan secara sistematika dan memperhatikan kualitas isi, melakukan administrasi dengan tertib agar persyaratan proposal tersebut dilengkapi dengan baik, menggunakan bahasa yang cepat dan mudah dipahami dan memilki tim yang solid agar bisa bekerja sama dengan baik. "Pengabdian masyarakat ini menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan keterbelakangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni di masyarakat, dengan harapan program pengabdian masyarakat mampu menciptakan masyarakat mandiri dan produktif serta berwawasan," ujar Edi, Sabtu (19/10).

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Prof. Dr. Zaim,M. Hum., menyampaikan Tridharma Perguruan Tinggi menjadi salah satu standar penentu mutu pendidikan di perguruan tinggi. Tiga unsur dalam Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan atau pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat merupakan tanggung jawab dan tugas yang harus dilaksanakan oleh PT. Dalam hal ini dosen di perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai tenaga pengajar, namuan dosen harus mampu mengahasilkan penelitian seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. " Sistem pendidikan dan pengajaran yang baik, peningkatan jumlah penelitian serta pemberdayaan ilmu pengetahuan melalui pengabdian masyarakat menjadi landasan utama menciptakan perguruan tinggi yang berkualitas," ungkap Dekan, Sabtu (19/10). Siti