Fakultas Bahasa dan Seni

Strive for Excellence

Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Seminar Internasional Bahasa dan Seni

isla2International Seminar on Languanges and Arts (ISLA) ke-2 bertemakan "Empowing Theories and Pedagogikal Application Languages and Arts," kembali dilaksanakan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang pada Senin-Minggu (5-6/10) di Pangeran Beach Hotel. Seminar internasional bahasa dan seni ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Musliar Kasim, M.Sc., dan sekaligus menjadi pembicara kunci dalam seminar tersebut. Musliar memaparkan tentang pembelajaran berbasis teks dalam menyiapkan generasi emas indonesia. Salah satu karakteristik generasi emas Indonesia menurut Musliar yaitu mampu berkomunikasi dengan baik. "Kepiawaan berbahasa menjadi modal utama untuk berkomunikasi dengan baik," ungkap Musliar, Sabtu (5/10).

Selain Wamen Kemendikbud, acara seminar ini juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. Irwan Prayitno, M.Sc. Gubernur menyampaikan bahasa dan seni merupakan produk dari kebudayaan. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi namun bahasa menjadi identitas bangsa. Begitu juga seni bukan hanya sarana hiburan namun menjadi khazanah dan ciri pembeda suatu bangsa. Selain itu isu-isu kebahasaan terkait perkembangan ilmu bahasa perlu dijadikan perhatian bagi para ahli bahasa. Hal itu karena sifat ilmu bahasa yang cendrung berkembang dan dinamis. Penggunaan bahasa dari masa ke masa telah mengalami pergeseran sehingga sangat dibutuhkan peran ahli bahasa untuk membahas permasalahan yang ada dalam kebahasaan. "Seminar ini menjadi salah satu media untuk memberdayakan teori dan aplikasi pedagogis bahasa, sastra dan seni," ungkap Prayitno, Sabtu (5/10).

Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram menyampaikan Seminar ini dilaksankan juga dalam rangkan diesnatalis UNP yang ke-59. UNP berupaya melakukan perbaikan mutu pendidikan di berbagai bidang kajian. Salah satu bidang kajian ini adalah bahasa dan seni. "Pengkajian fenomena bahasa, sastra dan seni untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa dan seni di sekolah dan perguruan tinggi," ungkap Rektor, Sabtu (5/10).

Seminar Internasional ini mengahadirkan pembicara utama diantaranya Associate Professor Dr. Lesley Harbon dari University Of Sydney Australia, Prof. Dr. Koh Young dari Hankuk University South Korea, Prof. Akemi Kanazawa dari University Mejiro Tokyo, Dr. A. S. Hardi Shafii dari University Sain Malaysia, Prof. Dr. Sofyan Salam, M.A., dari Universitas Negeri Makasar, Prof. Dr. Taty Narawati, S. Sen., M. Hum dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Prof. Dr. M. Zaim, M. Hum., dari UNP, dan Prof. Dr, Atmazaki, M. Pd., dari UNP. Selain itu juga menghadirkan 59 pemakalah pendamping dari kalangan dosen, guru, peneliti dan pemerhati pendidikan dari berbagai propinsi.