FBS Selenggarakan Seminar Publikasi dan Promosi Khasanah Arsip

Bekerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP melalui Prodi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IPK) dan Perpustakaan dan Ilmu Informasi (PII) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah (JBSI) menggelar acara Seminar Publikasi dan Promosi Khasanah Arsip sebagai upaya dalam memperkenalkan dan eksistensi lembaga kearsipan untuk pendukung fungsi penelitian dan pelayanan informasi bagi publik, di Teater Tertutup FBS UNP. Rabu (22/11).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar, Dra. Alwis dalam naskah pidatonya menyampaikan pentingnya layanan kearsipan dan perpustakaan sebagai penunjang aktivitas penelitian ilmu pengetahuan saat ini. Layanan kearsipan sebagai sumber informasi dan layanan perpustakaan sebagai penyedia referensi tidak bisa dipisahkan dengan peneliti sebagai pelaku penelitian. “Melalui seminar ini kami ingin memperkenalkan layanan informasi kearsipan dan perpustakaan kepada dunia pendidikan dan publik untuk bisa dimanfaatkan dalam upaya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan baik”, jelasnya.

Dekan FBS UNP, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., menyambut baik kerjasama yang dilakukan dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar ini. Sebagai mitra kerja yang sangat berkaitan dalam upaya mengembangkan ilmu pengetahuan, sosialisasi khasanah arsip sangat penting sekali, bukan hanya untuk studi akan tetapi untuk eksistensi lembaga di masa mendatang.

Lebih lanjut Dekan menjelaskan bahwa kedatangan praktisi kearsipan dan perpustakaan juga akan memberi manfaat kepada mahasiswa yang hadir dalam menggali seluk beluk tentang kearsipan dan perpustakaan dari pelaku lapangan. Ilmu tidak hanya didapat dari akademisi saja, kedatangan praktisi suatu bidang, akan memberikan banyak hal khsusnya gambaran teknis lapangan dalam mempertajam keahlian profesi.

“Mahasiswa sebagai pelanjut akademisi dan praktisi kearsipan dan perpustakaan, selayaknya untuk dapat menjaga kearsipan dan dunia layanan informasi untuk kebutuhan di masa mendatang, tentu dengan layanan dan cara pengelolaan yang lebih baik”, tutup Dekan FBS. (Jaya Nasa Perta)