Jurnalistik Sekolah, Perlu Dikembangkan

Kegiatan jurnalistik sekolah menjadi salah satu kegiatan yang dapat memupuk kreativitas siswa. Saat ini, banyak sekolah dan lembaga pendidikan formal lainnya yang menerbitkan dan mengelola publikasi sekolah, baik berupa mading, bulletin, majalah sekolah, web sekolah, ataupun penyiaran sekolah. Tidak hanya itu, saat ini, banyak media cetak yang menyediakan rubrik-rubrik pelajar yang  memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengekspresikan ide, pemikiran, wawasan, dan sikap krirtis dalam bentuk tulisan, termasuk tulisan-tulisan jurnalistik (berita, kolom, esai, feuture).

Berdasarkan hal tersebut dirasa perlu para siswa dibekali dengan keterampilan jurnalistik melalui pelatihan yang terencana yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mereka dalam dunia tulis menulis, khususnya tulisan-tulisan jurnalistik, seperti berita dan bagaimana mengelola kegiatan jurnalistik di sekolah.

Menyikapi hal tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., Dr. Novia Juita, M.Hum., Zulfadhli, S.S., M.A. melaksanakan kegiatan pelatihan jurnalistik bagi siswa MTSN Parak Laweh Padang.  Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, tanggal 6 s.d. 7 Oktober 2017 dan diikuti oleh 20 orang siswa serta 4 orang guru pendamping bertempat di aula sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala MTSN Parak Laweh, Firdaus menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada tim pengabdian yang telah melaksanakan kegiatan ini di MTSN Parak Laweh. Lebih lanjut, Firdaus juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam menumbuhkembangkan kreativitas siswa, terutama di bidang dunia jurnalistik.

Pada hari pertama, materi yang disajikan adalah “Dasar-dasar Wawasan Jurnalistik” yang disampaikan oleh Zulfadhli, S.S., M.A. Materi ini memberikan bekal pengetahuan dan wawasan dasar tentang dunia jurnalistik kepada siswa, meliputi pengertian jurnalistik, jenis, fungsi, sejarah jurnalistik, berbagai bentuk tulisan jurnalistik, dan kode etik jurnalistik. Dengan materi ini diharapkan para peserta memperoleh pengetahuan dasar tentang dunia jurnalistik.

Materi selanjutnya adalah Jurnalistik sekolah, teknik menulis berita, wawancara, dan fotografi. Materi ini disampaikan oleh Novrizal, M.Pd. materi ini memberikan pengetahuan kepada peserta tentang teknik-teknik penulisan berita dan teknik fotografi jurnalistik. Penyajian diawali dengan penjelasan tentang teori berita, pengertian berita, jenis berita, dan unsur-unsur berita.

Setelah penyampaian materi, peserta dibimbing dalam praktik menulis berita. Dalam latihan tersebut, peserta menulis berita sesuai dengan unsur-unsur berita. Peserta tampak serius mengikuti latihan ini, terbukti dengan hasil yang telah mereka hasilkan. Setelah menulis berita tersebut, setiap peserta membacakan beritanya masing-masing di depan kelas untuk dibahas dan didiskusikan. Secara bergantian, peserta tampil membacakan hasil karya mereka masing-masing.

Materi selanjutnya adalah Dasar-dasar Jurnalistik Televisi. Materi ini disampaikan oleh Rino Zulyadi, M.Pd. Dalam materi ini, para peserta dibekali dengan konsep-konsep dasar jurnalistik televisi, mulai dari peliputan, pengambilan gambar, penyajian dan pelaporan berita secara audio visual. Para peserta sangat tertarik dengan materi ini karena materi ini baru pertama mereka dapatkan dengan berhadapan langsung dengan dunia televisi. Ukuran keberhasilan sebuah berita televisi tidak hanya tergantung pada teks berita yang ditulis, tetapi juga bagaimana berita itu disampaikan secara lisan oleh reporter.

  Para peserta dilatih dalam meliput berita, mengambil gambar dengan kamera, melakukan wawancara, sampai pelaporan berita. Untuk praktiknya, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok ditugaskan untuk menyusun berita dan melaporkannya. Mereka dibagi tugas menjadi kameramen dan sebagai reporter. Setiap kelompok menampilakan tugas masing-masing. Kemudian, hasil dari pelaporan mereka ditayangkan untuk dievaluasi dan diberi masukan secara berkelompok.

Aninda Putri, salah seorang peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting dan menarik untuk mengembangkan kegiatan jurnalistik di sekolah. “Kegiatan ini sangat bagus, kami merasa senang, bisa mengenal dunia jurnalistik, terutama untuk jurnalistik sekolah” ujar Aninda.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. zf