Fakultas Bahasa dan Seni

Strive for Excellence

Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Wisuda FBS Periode ke-98

wisuda98Pelaksanaan wisuda di Fakultas Bahasa dan Seni UNP periode ke-98 berlangsung hikmat di Medan Nan Balindung FBS UNP, Sabtu (21/9). Lantunan ayat suci Al-quran dengan suara merdu qoriah, menyejukan hati siapa saja yang mendengarnya. Kemudian, nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya membangkitkan semangat nasionalisme, mengukuh kecintaan kepada Tanah Air Indonesia. Senyum renyai terpancar dari wajah wisudawan, orang tua dan sanak keluarga yang ikut serta menghadiri momen bahagia itu. Tak luput rasa bangga dari dosen dan segenap keluarga besar FBS UNP kepada wisudawan yang kini telah menyelesaikan studinya di FBS UNP. Wisuda FBS periode ke-98 ini meluluskan 427 wisudawan diantaranya 204 dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, 103 dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, 49 dari jurusan Seni Rupa, dan 71 Jurusan Seni Drama Tari dan Musik.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP. Prof. Dr. M. Zaim, M. Hum., dalam pidatonya menyampaikan wisuda ini merupakan momen tanda berakhirnya tugas layanan dan asuhan secara formal, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang kepada mahasiswa dalam mengembangkan potensi mahasiswa menjadi insan yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu serta siap mengamalkan ilmu sesuai dengan bidang keahlian dan memiliki kemandirian dalam memecahkan masalah. Disamping itu, wisuda adalah peristiwa penting untuk menandai batas antara tahapan kehidupan belajar di kampus dengan status mahasiswa dan tahapan kehidupan pengamalan ilmu di dunia kerja dan masyarakat dengan status sebagai lulusan yang siap merancang dan meniti karir. Dalam pidatonya Zaim juga mengharapkan sebagai lulusan FBS UNP dengan dibekali pengatahuan dan keterampilan serta bekal hidup yang memadai mampu mengintegrasikan diri dengan lingkungan. Memanfaatkan dan menciptakan kesempatan dan mampu berkompetisi secara sehat dan sportif. "Sarjana tidak hanya memiliki kemampuan mencari pekerjaan namun juga menjadi pencipta lapangan pekerjaan," ungkap M. Zaim, Sabtu (20/9).