Gubernur Sumbar Membuka Acara ISLA-5 FBS UNP

Setalah sukses mengusung tema "Promoting Local Wisdom and Enhancing Better Learning on Language, Art, and Culture" pada pelaksanaan ISLA- 4 tahun kemarin, kembali Fakultas Bahasa dan Seni mengusung tema "Positioning Technology and Theories in Studies and Pedagogical Application of Language, Art, and Culture" pada ISLA-5 tahun 2016 ini. Kegiatan ISLA-5 ini juga merupakan serangkaian kegiatan Dies Natalis UNP ke-62. "Pelaksanaan bulan Oktober kegiatan seminar ini dilatarbelakangi oleh perayaan bulan bahasa, terdapatnya hari peringatan sumpah pemuda", jelas Indrayuda, M.Pd., Ph.D., selaku ketua pelaksana ISLA-5.

Kegiatan International Seminar on Languages and Arts (ISLA) 5 ini disambut baik oleh Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. Irwan Prayitno, S.Psi., M.Sc. Kegiatan ISLA-5 ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumbar, Prof. Dr. Irwan Prayitno, S.Psi., M.Sc., di Hotel Pangeran, Rabu (19/10) dan langsung menjadi keynote speaker dalam kegiatan ISLA-5 tahun 2016 dengan judul makalah "Language Studies and Technology the Implication on the Teaching of Language and art". Selain membuka acara Mewakili Pemerintah Daerah Sumatera Barat, Wakil Gubernur Sumbar, Drs. Nasrul Abit mengundang pemakalah dan panitia ISLA-5 dalam jamuan makan malam di Auditorium Gubernur Sumbar.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar, Prof. Irwan Prayitno menyampaikan selamat Dies Natalis yang ke-62 kepada UNP. Sebagai perguruan tinggi yang sudah banyak memberikan kontribusi yang baik dalam pewujudan perkembangan kemajuan pendidikan di daerah Sumatera Barat. Seminar atau kegiatan diskusi ilmiah akan menambah ilmu, pengetahuan, pengalaman untuk mengingkatkan kualitas diri dalam pengamalannya pada kehidupan sehari-hari. "Menghadapi tantangan zaman saat sekarang ini keberadaan teknologi dalam pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran yang lebih baiK. Terima kasih UNP, khususnya FBS yang dari tahun ke tahun sudah membantu pemerintah dalam menyikapi perkembangan zaman untuk kemajuan pendidikan di wilayah Sumatera Barat" ungkap Prof. Irwan Prayitno.

Rektor UNP, Prof. Drs. Ganefri, M.Pd., juga mendukung terlaksanannya kegiatan ISLA-5 ini. Kegiatan ISLA-5 yang sudah dilaksanakan dari tahun ke tahun, sudah sangat baik dilaksanakan oleh FBS. Tahun depan UNP siap megalokasikan dana untuk mendukung terlaksananya ISLA-6 dengan mencoba menerbitkan makalah yang masuk tidak hanya dihasilkan dalam bentuk prosiding saja, tetapi akan kita terbitkan pada penerbit jurnal yang terakreditasi dengan melibatkan reviewer dalam dan luar negeri. "Dengan terbitnya artikel pemakalah pada jurnal yang terakreditasi tersebut, akan memberikan dampak yang baik untuk peningkatan jumlah publikasi UNP. Tahun mendatang UNP sudah mengalokasikan 15% dana penelitian guna meningkatkan publikasi UNP pada jurnal yang terindeks tersebut", jelas Prof. Ganefri.

Seminar internasional yang diikuti oleh lebih kurang 200 orang ini, menampilkan 75 orang pemaklah pendamping dan 10 orang pemaklah utama dari 4 negara (Jepang, Philipina, Malaysia, dan Indonesia). Pemakalah utama yaitu Prof. Dr. Wan Ahmad Jaafar, Ph.D., dan Balakrishnan Mulandy, Ph.D., dari Universiti Sains Malaysia, Prof. Dr. Naoshi Uda, M.Eng., dari Waseda University Japan, Abdulcader M Ayo, Ph.D., dari Mindanao State University Philippines, Prof. Dr. Tengku Silvana Sinar, M.A., Ph.D., Universitas Sumatera Utara, Prof. Fuad Abdul Hamied, Ph.D., dari Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Bambang Sugiharto., dari Universitas Parahyangan, Prof. Dr. Jufrizal, M.Hum., dari Universitas Negeri Padang, dan Prof. Manneke Budiman, Ph.D., dari Universitas Indonesia.

Dekan FBS UNP, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., juga menjelaskan bahwa FBS UNP selain menyelenggarakan kegiatan akademik yang bertaraf internasional, seperti International Seminar on Languages and Arts (ISLA), International Seminar English on Languenges and Teaching (ISELT), dan Jurnal Humaniora, FBS juga sudah melaksanakan kegiatan non-akademik yaitu UNP World Ritual Music Festival 2016. "Faklutas Bahasa dan Seni akan selalu berkontribusi dalam mewujudkan visi dan misi universitas terlebih lagi dalam mewujudkan cita-cita UNP menju World Class University" tutup Prof. Dr. M. Zaim. (Jaya Nasa Perta)