Keseruan Outbond LKMM Fakultas Bahasa dan Seni

Setelah lebih kurang 2 hari mendengarkan penyampaian materi, Minggu pagi di Lapangan Luas yang terletak di bagian ujung area Mifan Water Park Padang Panjang peserta Latihan Keterampilan Mahasiswa (LKMM) Tingkat Dasar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, dimuatkan kegiatan outbond. Kegiatan outbond yang bertujuan menguatkan pada wujud silaturahmi dan kekompakan serta uji mental tampak dari permainan low impact dan hight impact yang dipandu oleh tim outbond yang profesional. (Minggu, 16/10).

Kegiatan outbond dipenghujung acara ini dimaksudkan agar peserta LKMM selain menerima materi juga dibekali ilmu kegiatan permainan yang melatih kekompakan dalam satua kelompok dan juga nantinya juga bisa dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan kelompok masing-masing kelak. Hal ini juga ditambahkan oleh pemandu kegiatan outbond yang kerap disapa Mas Hadi menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan outbond nanti, kita akan mengenalkan 2 jenis permainan yaitu low impact dan hight impact. "Permainan low impact bertujuan untuk melatih jiwa kekompakan dalam tim dan semangat kerjasama yang disiplin. Sedangkan permainan hight impact bertujuan menepis ketakutan dalam menguji adrenalin atau mental dalam melalui tantangan-tantangan yang ekstrim, seperti permainan flying fox", jelas Mas Hadi.

Peserta yang dibagi laki-laki dan perempuan tampak menikmati permainan yang disajikan oleh tim outbond. Sorak kebahagian riuh gembira ketika berhasil memecahkan kasus permainan kekompakan yang ditantang oleh pemandu kegiatan outbond. Namun, tampak juga raut wajah dan suara ekspresi kecewa di muka peserta abila tantangan itu tidak berhasil dilewatinya dengan baik. Salah seorang peserta Akbar Maulana Gazali, mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah mengatakan permainan dalam kegiatan outbond ini berhasil menciptakan kekompakan dalam tim dan membuat riuh tawa gembira peserta LKMM, tampak keseruan yang muncul dalam setiap permainan yang diikutinya. "Kegiatan LKMM tahun ini yang diadakan di Mifan sangat luar biasa dan seru sekali. Semoga selain keseruan, kekompakan yang terbangun tersebut akan terus bisa dijaga dan diaplikasikan dalam kegiatan aktivitas perkuliahan di kampus". Ungkap peserta yang kerap disapa Akbar.

Selain mahasiswa yang sebagai peserta LKMM, Dekan FBS UNP, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum. juga turut memeriahkan dan menambah keseruan ketika Dekan FBS juga ikut merasakan permainan outbond yaitu flying fox. Lengkap sudah keseruan outbond LKMM tahun ini yang juga dirasakan oleh peserta dan panitia LKMM tahun ini. Wujud kekompakan dalam outbond tersebut langsung tampak ketika waktu istirahat, dalam kasus seorang peserta LKMM yang kerap disapa Vindo yang sama-sama diceburkan di kolam ikan yang berada di dekat lokasi outbond. Vindo yang dicebur tidak merasa sakit hati ulah teman-temannya, sebelum diceburkan Vindo sempat lari-larian menghindari kejaran oleh teman-teman laki-laki yang lainnya. "Saya tidak merasa sakit hati oleh ulah teman-teman yang mengerjai saya, akan tetapi ada nilai positif yang diambil, bahwa hal demikian adalah wujud kekompakan dan keseruan kami bersama-sama" ungkap Vindo. Akhinya kegiatan outbond setelah bermain flying fox, ditutup dengan aksi saling menyeburkan teman-teman di dalam kolam ikan tersebut. (Jaya Nasa Perta)