Fakultas Bahasa dan Seni

Strive for Excellence

Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Temu Ramah Rektor UNP, Prof. Ganefri bersama Civitas Akademika FBS UNP

Bersamaan setelah pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 71, Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Ganefri, M.Pd., Ph.D., setalah mengikuti upacara bendera, mengadakan temu ramah dengan civitas akademika Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP. Temu ramah yang dihadiri juga oleh Wakil Rektor III, Prof. Dr. Syahrial, M.Pd., dan Wakil Rektor IV Prof. Dr. Ardipal, M.Pd. , berlangsung di Gedung Teater Tertutup Mursal Esten FBS UNP, Rabu (17/8).

Dalam sambutannya tuan rumah, Dekan FBS Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., mengucapkan selamat datang dan terima aksih kepada Rektor, Prof. Ganefri yang menyediakan waktunya untuk  bertatap muka langsung bersaa keluarga besar FBS UNP. Prof. M. Zaim juga menyampaikan bahwa di FBS telah menyelenggarakan 13 program studi, 1 prodi. program DIII, 10 prodi. program S1, dan 2 Prodi. program S2. “Perlu kami sampaikan kepada Pak Rektor, saat ini kami sudah mengurus dibukanya 2 prodi baru yaitu program S2 Prodi. Pendidikan Seni dan program S3 Prodi. Ilmu Keguruan Bahasa. Hal ini perlu dukungan dari semua pihak civitas akademika UNP, khusunya di FBS”, jelas Prof. M. Zaim.

Temu ramah ini merupakan kunjungan pertama yang dilakukan di fakultas-fakultas sesuai dengan platform kandidiat rektor lalu, ia akan mengunjungi masing-masing fakultas untuk mengetahui apa-apa saja permasalahan di delapan fakultas yang ada di UNP. Rektor UNP, Prof. Dr. Ganefri, M.Pd., Ph.D., dalam penjelasan yang ditampilkan lewat power point yang berjudul “Penngkatan mutu bekelanjutan menuju akreditasi unggul” memaparkan banyak program yang harus dikerjakannya selama menjabat menjadi Rektor UNP.

Di UNP, memiliki 82 prodi. DIII, S1, S2, dan S3 kita mengusahakan untuk mendapatkan akreditasi yang unggul.  Akreditasi UNP yang diperoleh B dengan poin 348 dengan kekurangan 13 poin untuk menuju akreditas A diberikan kesempatan untuk pelaksanaan Re Akrediasi. Untuk itulah banyak hal yang harus kita perbaiki dalam pembenaan UNP menuju akreditasi A ke depannya. Dimulai dengan perbaikan sistem, sarana prasarana, pendidik, kurikulum pendidikan, keluaran, dan juga masukan dari mahasiswa. “Salah satu posisi besar dalam pencapaian akreditasi tersebut yaitu dosen, 60 % poin penilaian akreditasi sangat ditentukan oleh dosen, untuk itu kami akan memberikan perhatian yang khusus kepada dosen agar pebulikasi ilmiah dan kualitas tenaga pendidik di UNP, sehingga akan menghasilkan keluaran yang berkualitas pula dari UNP”.

Kemudian rasio pendidikan dosen yang dihitung bernilai plus yaitu berpendidikan doktor. Di UNP, dari data yang diperoleh 930 orang dosen hanya 198 orang yang berpendidikan doktor, kemudian di samping itu ada dosen yang melaksanakan izin belajar untuk menyelesaikan doktoralnya. Kemudian rasio jumlah dosen dengan mahasiswa, apabila kita akan menambah jumlah penerimaah mahasiswa sesuai yang direncanakan tentu kita juga kekurangan dosen. “Ke depannya, kita akan juga mengangkat dosen tetap non PNS di UNP, guna memperbaiki kualitas yang baik untuk UNP ke depannya. tutup Prof. Ganefri. (Jaya Nasa Perta)