Training Motivasi bagi Bidik Misi

Penambahan kata 'maha' didepan kata 'siswa' merupakan suatu kebanggaan sekaligus tanggung jawab yang diperoleh putra-putri terpilih bangsa ini. Oleh sebab FBS UNP mengadakan Training motivasi kepada mahasiswa Bidik misi tahun 2015. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari di Gedung KPKN, Bukittinggi.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh dekan FBS M. Zaim M.Hum, sekaligus memberikan training motivasi kepada mahasiswa bidik misi 2015, dengan membahas tentang tri darma Perguruan Tinggi serta etika dan tata krama di Kampus, Juma’at (30/10)

Hadir sebagai motivator adalah Dekan FBS, WD I Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., WD III Dr. Esy Maestro M.Sn., dosen Psikologi UNP Duryati, S.Psi, M.A, mahasiswa Psikologi UNP, Sri Wahyuni dan salah satu trainer dari Jakarta sekaligus sebagai Alumni dari FBS Irwan Djohar, dengan tema yang telah ditentukan.

Prof. Dr. Ermanto, S.Pd M.Hum, Menyampaikan training motivasi tentang kiat sukses diperguruan tinggi, ada 2 dimensi dalam perkuliahan, yaitu dimensi kuliah dan organisasi, “dengan hebat dan aktif seimbang kuliah dan organisasi maka akan mudah ke depannya,” jelasnya.

Materi yang disampaikan salah satu trainer muda Sri Wahyuni berikan “apa itu motivasi?”. Karena menurutnya motivasi itu ada dua yang pertama dari dalam dan yang ke dua luar diri kita. “Dengan cara mengunci impian hidup yang ingin dicapai, memiliki rasa cinta yang besar, komitmen yang kuat, teman yang memotivasi, membaca Yang berkualitas, berdoa, dapat memotivasi diri menjadi kuat dan konsisten dalam keadaaan apapun dan dimanapun. Karena sukses itu tidak datang dari apa yang diberikan orang lain melainkan dari kerja keras dan keyakinan kita sendiri”, tegasnya.

WD III FBS, Dr. Esy Maestro, M.Sn., mengangkat tema tentang Karakter Bangsa dan Tata Hidup Bernegara, ia menjelaskan bagaimana kita hidup dan berhubungan dengan orang lain ialah salah satu karakter bangsa. “Oleh sebab itu perlu adanya strategi pengembangan karakter, yaitu pembelajaran, Ekstrakurikuler, dan pengembangan budaya di perguruan tinggi,” Ungkapnya.

Irwan Djohar, motivator yang sengaja didatangkan dari Jakarta, tentang skill ilmu kreatif, ia sangat profesional dalam memberikan training tersebut, dengan cara menonton video motivasi dan ia juga memberikan beberapa game yang membuat suasana menjadi seru dan bersemangat. “Besar harapan dari acara tersebut mampu menghasilkan generasi tangguh yang direpresentasikan oleh pemudanya hari ini. Sehingga di masa depan, bangsa ini tetap gagah berdiri dengan misi mencerahkan peradaban dunia,” harapnya. (Auliya Syafitri)