Fakultas Bahasa dan Seni

Strive for Excellence

Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Sharring tentang Penilaian Kegiatan Ekstrakulikuler

Dari Dalam rangka meningkatkan kerjasama dan menjalin hubungan silaturahmi antar kedua jurusan, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (Basindo) Universitas Muhamadiah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan dengan Jurusan Basindo Universitas Negeri Padang (UNP). Pihak Jurusan Basindo UNP menjamu kedatangan pihak Jurusan Basindo UMS di Ruang Bung Hatta The Hills Hotel Bukittinggi, Minggu (27/9).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk sharring pengalaman dan Ilmu pengetahuan bahasa, sastra, dan pembelajaran antar kedua belah pihak. Tampak hadir Wakil Dekan I FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., Ketua Jurusan Basindo UNP, Dr. Ngusman Abdul manaf, M.Hum., Ketua Prodi (Kaprodi) Pendidikan Basindo UNP, Prof. Dr. Syahrul, M.Pd., Kaprodi Sastra Indoensia, Dr. Novia Juita, M.Hum., Kaprodi IIPK Elva Rahmah, S.Sos., M.I.Kom., dosen beserta mahasiswa jurusan Basindo UNP.

Wakil Dekan I UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., mengucapkan selamat datang dan menyambut baik kedatangan rombongan dari jurusan Basindo UMS.  Kunjungan seperti ini adalah bentuk nyata silaturahmi yang nantinya bisa menjalin suatu bentuk kerjasama yang baik antar ke dua belah pihak. Sehingga dengan adanya kerjasama tersebut  kita bisa sharring untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di jurusan masing-masing. “Semoga ke depannya, silaturahmi ini tidak terputus, besar harapan kami agar bisa ditingkatkan dalam bentuk kerjasama dalam berbagai bidang,” ungkap Ermanto.

Dalam kunjungan tersebut juga membicarakan tentang penilian kegiatan ekstrakulikuler mahasiswa. Penilaian yang dimaksud dinilai dalam bentuk kredit poin, dimana seorang mahasiswa harus mengumpulkan minimal 100 kredit poin sebagai syarat bisa diwisuda. Lebih lanjut dijelaskan oleh ketua jurusan Basindo UNP, Dr. Ngusman Abdul Manaf, M.Hum., mengatakan bwah di jurusan Basindo UNP sendiri sudah diterapkan sistem tersebut, sehingga di samping mahasiswa mengikuti aktivitas perkuliahan di kampus. Mahsiswa menjadi lebih aktif mengikuti kegiatan ekstrakulikuler di unit kegiatan kemahasiswaan (UKM), Hima, BEM, BPM, dan lain sebainya.

Lebih jelas disampaiakn Ngusman bahwa segala bentuk kegiatan ekstrakulikuler tersebut akan dihitung poin dengan jumlah sesuai dengan aturan dalam buku petunjuk Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Karena untuk bisa menerima beasiswa dan wisuda seorang mahasiswa harus mencukupi target poin yang telah ditentukan. Maksudnya ketika seorang mahasiswa wisuda, ia akan menerima SKPI sebagai bentuk catatan bukti keaktifannya selama masa perkulihan. “Dengan sistem ini, mahasiswa akan menjadi aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler sehingga akan mempertajam soft skillnya yang berguna ketika berada di lingkungan kerja kelak’” tutur Ngusman.

Hal senda juga dituturkan oleh salah seorang dosen Basindo UMS, Harianti mengatakan bahwa dengan adanya silaturahmi ini akan terjalin kekompakan antar kedua belah pihak. “Kerjasama pendidikan dalam berbagai aspek akan dipermudah dengan kerjasama yang lebih baik ke depannya,” tutupnya. (Jaya Nasa Perta)