Fakultas Bahasa dan Seni

Strive for Excellence

Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Kuliah Umum Penelitian Pembelajaran Bahasa

Mengawali tahun ajaran baru semester Juli-Agustus 2015, dalam rangka persiapan menjadi fakultas terkemuka se-Asia Tenggara 2020, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP kembali menggelar kuliah umumuntuk mahasiswa. Kuliah umum kali ini mengusung tema “Kiat Memilih Topik dan Melaksanakan Penelitian dalam Pembelajaran Bahasa”. Kuliah umum ini merupakan bentuk orientasi mahasiswa baru program magister FBS UNP, baik program studi pendidikan bahasa Indonesia ataupun program studi pendidikan bahasa Inggris.

Kuliah umum yang dihadiri oleh dosen, staf, mahasiswa S2 dan S1 ini dilangsungkan di Ruang Teater Tertutup FBS, Senin (24/8). Acara dibuka secera resmi oleh Dekan FBS UNP, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., dalam sambutannya M. Zaim mengatakan bahwa kegiatan kuliah umum ini bertujuan untuk memberi pembekalan kepada mahasiswa baru program Magister FBS UNP, dalam melakukan sebuah penelitian bahasa. “Mahasiswa magister harus mampu merencanakan, mengaplikasikan, serta mengembangkan produk pendidikan secara inovatif. Hal itu karena Program Magister dipersiapkan untuk menjadi tenaga pendidik yang professional di bidang bahasa dan sastra”, jelasnya.

Kuliah umum ini berhasil mendatangkan pemateri dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yaitu Prof. Dr. Ilza Mayuni, M.A., seorang guru besar di UNJ. Dalam penyampaiannya Ilza Mayuni mengatakan bahwa mahasiswa harus akrab dengan dunia penelitian, terutama untuk mahasiswa magister. Pada intinya meneliti itu tidaklah terlalu sulit, sambil mendengarkan music saja penelitian bias dilakukan tapi yang menjadi catatannya adalah ketika meneliti harus fokus pada hasil akhir yang handak dicapai.

“Sebagai tenaga pendidik dan orang yang bergelut di dunia ilmiah mulailah mencintai dunia penelitian, dengan itu kesenangan dalam meneliti akan kita peroleh, ditambah lagi apabila kita tekun dalam meneliti kita juga akan mendapatkan rupiah yang cukup”, tutupnya. (Jaya Nasa Perta)