Fakultas Bahasa dan Seni

Strive for Excellence

Selamat Datang di Website Resmi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Pelatihan Penyusunan Borang Akreditasi Prodi

Menghadapi reakreditasi program studi (prodi) di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP), pihak FBS mengadakan Pelatihan Penyusunan Borang Akreditasi Prodi, Jumat (26/6). Pelatihan ini diikuti oleh 47 orang dosen yang merupakan tim akreditasi prodi baik program D3 ataupun program S1 di FBS.

Pelatihan ini berhasil menghadirkan pemateri yaitu Dr. Kundharu Saddhono, M.Hum., dari Universitas Sebelas Maret. Pemateri merupakan ketua prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelah Maret, karena prodi tersebut mendapat akreditasi A tanpa visitasi atau pengecekan di lapangan.

Pelatihan dimulai pukul 09.00 wib dan berlangsung di Ruang Sidang FBS UNP. Tampak hadir, Wakil Dekan I, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., Ketua dan Sekretaris Jurusan, Ketua Prodi, dan Tim Akreditasi Prodi, selingkungan FBS UNP. Wakil Dekan I, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan akreditasi di perguruan tinggi tiap-tiap prodi baik D3 ataupun S1. Harapannya tim akreditasi tiap prodi itu supaya bisa tetap menyusun borang secara berkelanjutan sehingga kualitas akreditasi prodi kita bisa bagus, mendapat akreditas A. “Pada masanya, ketika borang diajukan, borang sudah selesai dan berkualitas, sehingga hasil yang didapatkan akreditasi yang  bagus”, jelas Wakil Dekan I FBS UNP.

Dalam pemaparannya, Dr. Kundharu Saddhono, M.Hum., mengatakan bahwa untuk mendapatkan skor tertinggi, perhatikan matriks penilaian untuk mendapatkan harkat dan peringkatnya. Ada yang mudah memperolehnya, ada juga yang relatif sukar. Lebih jelas Bapak Kundharu menjelakan jika pada saat menyusun dokumen, tidak atau belum ada data atau deskripsi mengenai butir permasalahan tertentu, program studi tidak perlu memaksakan diri untuk mengarang dan merekayasa informasi atau deskripsinya.

“Pada standar penilaian akreditasi prodi, bobot yang mendapat poin paling besar adalah sumber daya manusia yaitu sebesar 21,90, untuk itu tim akreditasi harus mampu memaksimalkan poin yang mendapat bobot paling besar tersebut”, tutupnya. (Jaya Nasa Perta)