Pelatihan Kewirausahaan: Sukses di Usia Muda

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) sukses menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan bagi Mahasiswa, Sabtu (1/11). Acara yang dilaksanakan di teater tertutup FBS UNP diikuti oleh 180 mahasiswa FBS UNP. Kegiatan dibuka oleh Pembantu Dekan II FBS UNP, Dr. Ramalis Hakim, M.Pd. Dalam sambutannya, Ramalis Hakim menyatakan pelatihan kewirausahaan ini bertujuan untuk membentuk jiwa-jiwa wirausaha bagi generasi muda yang berpendidikan. “Pimpinan FBS mengajak mahasiswa untuk menjadi wirausaha, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk mensejahterakan diri sendiri, lingkungan nya serta bagi bangsa Indonesia pada umumnya serta menciptakan pengusaha yang berwawasan global dalam era perdagangan bebas.”

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi. Materi pertama disajikan oleh Regi Rinaldi, S.E. (Direktur utama PT Raja Bisnis Grup). Regi Rinaldi mengupas materi tentang bagaimana cara memulai bisnis. Menurutnya, segala sesuatu dimulai dengan impian, begitu pula dengan berbisnis dan berwirausaha. “Kebanyakan orang menyepelekan arti impian. Padahal impian adalah pondasi yang harus dibangun” tegas Regi Rinaldi.

Pemateri kedua Hengky Eko Sriyatntono atau Cak Eko banyak menceritakan tentang perjalanan hidupnya yang berulang kali gagal dalam berwirausaha hingga akhirnya berhasil mendirikan beberapa bisnis waralaba baik di Indonesia maupun di luar negeri. Cak Eko mengajak peserta pelatihan kewirausahaan untuk tidak mudah menyerah apabila menemukan kegagalan dalam berwirausaha. “Kebanyakan orang menyerah di saat kesuksesan hanya tinggal selangkah lagi,” tutur Cak Eko.

Pemateri terakhir diisi oleh H. Mhd. Arifin, S.Pd., M.Pd. seorang pengusaha yang juga merupakan kepala sub-bagian Kemahasiswaan Fakultas Teknik UNP. Arifin menuturkan bahwa kebanyakan orang tidak mau berwirausaha karena tidak memiliki modal. Padahal sebuah bisnis dapat dibangun tanpa modal. “Saya memulai bisnis setelah  mengikuti pelatihan kewirausahaan, tanpa modal. Kalian semua pun bisa mengikuti langkah saya. insyaallah, jika ada niat pasti ada jalan,” terang Arifin.

Salah satu peserta Kusmila Nilam antusias dalam mengikuti acara. Mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini menyatakan banyak trik dan strategi bisnis yang didapatkannya melalui pelatihan tersebut. “Saya juga memiliki usaha kecil-kecilan sambil kuliah, saya rasa materi yang disajikan bisa saya terapkan dalam bisnis saya,” tutup Kusmila Nilam. Tiara